ANALISA
USAHA BUDIDAYA IKAN LELE MENGGUNAKAN KOLAM TERPAL UNTUK PEMULA

Saya akan membahas tentang budidaya
ikan lele menggunakan kolam terpal
Teknik jitu budidaya ikan lele ini didasarkan pada pengalaman dan eksperimen
dengan banyak kasus di lapangan sehingga bisa menjadi alternative untuk di
terapkan guna mencapai kesuksesan para pembudidaya ikan lele , semoga tulisan
ini bisa membantu teman teman yang ingin memulai usaha pembesaran ikan lele
menggunakan kolam terpal..
KEUNGGULAN KOLAM TERPAL
a. Lebih fleksibel , dimana penggunaanya dapat di integrasikan dengan kegiatan
lain, seperti pertanian, perkebunan dan juga dapat ditempatkan di sekitar
rumah/ perkarangan.
b. Efesiensi penggunaan air, mengingat untuk budidaya lele sistem terpal kita
hanya perlu mengisi air pada awal dan penambahaan air dapat disesuaikan dengan
kondisi, misalnya air dalam terpal berkurang , dengan demikian sebagai
pembudidaya ikan lele tidak akan menjadi penyaing dalam pengambilan air irigasi.
c. Air budidaya tidak merembes keluar areal , sehingga akan mengirit penggunaan
air , bahkan air bekas pemeliharaan sebelum nya hampir setengah bagian dapat
juga di gunakan lagi untuk pemeliharaan selanjut nya
d. Dapat dibuat dan ditempatkan pada kondisi lahan yang sulit air
e. Biaya pembuatan nya lebih murah daripada membuat kolam beton permanent atau
semi permanent.
f. Jangka waktu ekonomis kolam terpal dapat mencapai 2(dua) tahun atau 8 kali
panen ( siklus produksi )
g. Mudah cara merakit atau membuat kolam sistem terpal
A. PERSIAPAN BAHAN
1. Bahan Bak Kolam
- Terpal ukuran 6 x 8 meter
- Bambu , paku , dll
2. Bahan Media Kolam
- Pupuk Organik 5 kg
- Urea 1 kg
- Em-4 1 botol
- RBD 1 botol
- Prebiotik
3. Peralatan
- Timbangan
- Serok
- Ember / Jolang
B. TEKNIK PEMBUATAN BAK KOLAM TERPAL
1. Buat rangka bak kolam berbentuk persegi dengan panjang 6m, lebar 4m , tinggi
100cm
2. Masukan terpal ke dalam rangka bak kolam kemudian rapikan hingga benar -
benar rapi dan kuat
3. Buat lubang sebesar pipa 1inch di pojok bak kolam untuk pipa pengontrol
dengan cara mengikat dengan karet dari dalam bak kolam
C. TEKNIK PEMBUATAN MEDIA
1. Isi bak kolam dengan air bersih setinggi kurang lebih 60cm - 70cm
2. Rendam media ( pupuk + urea ) ke dalam air
3. Masukan Em4 ke dalam air sebanya 200ml
4. Tunggu sampai 5 hari dengan perubahan air sebagai berikut
coklat > kuning > hijau
5. pada hari ke 6 , masukan Em4 ke dalam air sebanyak 200ml
6. Pada hari ke 7 s/d ke 9 benih lele siap untuk dimasukan ke dalam air kolam
- benih di sterilkan 2 - 3 menit yaitu dengan merendam benih
lele ke dalam air kolam baru lele kemudian di lepas secara perlahan ke dlm
kolam
D. TEKNIK PEMELIHARAAN
1. Pemberian pakan ( 1kg isi kurang lebih 40 ekor )
misal nya , per 1.000 ekor
dari 1.000 ekor x 0,1 = 100kg
100kg x 50% = 50kg
50kg / 4 x 0,1 = 100kg
100kg x 50 % = 50kg
50kg / 45 hari = 1,1kg/hari
dapat diberikan 2 - 4 kali sehari secara teratur
2. Kualitas air
Pemberian Em4 sebanyak 150ml/minggu
membuang kotoran tinja lele per 2 minggu dengan cara
membuang air dari dasar kolam dengan
mengurangi air kolam 5 - 10 cm dalam waktu yang bersamaan
masukan air baru ke dalam bak
kolam dengan penambahan air setinggi 5 - 10 cm
3. Pemilihan Benih
Benih sehat dengan ciri ciri sbb :
- gerakan ikan aktif
- tidak terdapat luka
- Kumis /sungut tidak patah
- sekitar patil tidak berwarna kemerahan
- tidak ada white spot/ bintik putih
4. Pemberian Pakan
- setelah di tebar , lele baru diberi makan setelah 12 jam
kemudian , karena untuk adaptasi dan masih banyak makanan alami di kolam
- tahap pertama menggunakan 781 - 1 atau sebanyak 3kg untuk
8 - 10 hari , pelet di berikan 3 x sehari
- tahap ke dua menggunakan 781 - 2 atau sebanyak 5kg untuk
8 - 10 hari , pelet di berikan menjadi 4 x sehari
- tahap ke tiga menggunakan 781 atau sebanyak 22kg untuk 8
- 10 hari dan pemberian pakan 5 - 6 kali sehari
- sama dengan sebelum nya jika pakan sudah habis , maka air
kolam di tambahkan ketinggian nya sebanyak 10 cm
- tahap ke empat dilakukan pemberian pakan sebanyak 70kg
hingga panen , dapat dilanjutkan dengan memakai 781 , akan tetapi untuk
mengurangi biaya produksi dapat menggunakan pakan tenggelam seperti SNL ataupun
menggunakan pakan alternatif seperti sosis bs , ayam tiren , ikan runcah ,
keong mas , dll
TIPS PEMBERIAN PAKAN
- Pakan dicampur terlebih dahulu dengan air matang
secukupnya hingga lembab , supaya tidak melukai organ pencernaan lele dan
menghindari pelet mengembang di perut yang mengakibatkan kembung atau campur
dengan sedikit prebotik , supaya bisa lebih maksimal tercerna dan sedikit
terbuang menjadi feses
- Usahakan memberikan pakan di atas jam 9 pagi dan di
bawah jam 12 malam , dan tunggu 1 jam untuk memberikan pakan setelah turun
hujan , dan jika terlihat akan turun hujan lebat, usahakan tidak memberi pakan
terlebih dahulu
- Usahakan jangan ada pelet yang tersisa di dalam kolam
karena akan memperburuk kondisi air
5. Penyortiran
- Dilakukan pada minggu ke 3 - 4 dengan cara memisahkan
benih lele yang memiliki ukuran relative sama menjadi 2 jenis ukuran
6. Penyakit dan penanggulangan
- Borok ( luka di ekor , punggung )
penanggulangan :
- kuras air dasar sebanyak 1/4 bagian dan di tambahkan air
baru
herbal 2sdm per 1000 ekor ikan di larutkan dengan air secukupnya dan dicampur
ke pakan sekali saja atau dengan kimia yaitu 4 kapsul super tetra ( bisa di
beli di apotek ) dan di tebar ke kolam satukali saja , biasanya akan sembuh
dalam 3 -7 hari
- White spot
Penanggulangan :
- kuras air 1/2 bagian dan isi dengan air baru serta
tambahkan herbal 1sdm , di campur dengan 2sdm garam dan air atau dengan kimia
yaitu 2 kapsul super tetra di tambah 1/4 sdt PK , dilarutkan ke air dan ditebar
merata
- sirip merah ( biasanya karena kepanasan saat
memasukan benih ke kolam )
Penanggulangan
sama seperti borok , tapi dosisnya hanya separuh
- Kembung
1. karena asam lambung
Penanggulangan :
arang dari kayu (jangan batok kelapa) di campur herbal 2sdm dan garam 4sdm
dilarutkan direbus mendidih dengan air 1 liter , masukan air rebusan setelah
hangat ke dalam kolam
E. ANALISIS USAHA UNTUK PEMULA
|
1. Biaya investasi per
unit 4 x 6 m
|
|
|
- Terpal
ukuran 6 x 8 m 1 lembar
|
Rp 300,000.00
|
|
- Bambu
, ram kawat , paku , dll
|
Rp 100,000.00
|
|
- ember
, timbangan , serok
|
Rp 150,000.00
|
|
- pompa
air dan drum
|
Rp 200,000.00
|
|
-
paralon pembuangan
|
Rp 30,000.00
|
|
TOTAL
|
Rp 780,000.00
|
|
penyusutan biaya investasi 6 kali panen atau
|
|
|
selama 1.5thn (780.000 - : 6 )
|
Rp 130,000.00
|
|
2. Biaya Tetap
|
|
|
-
Tenaga Kerja 1 orang
|
Rp 30,000.00
|
|
-
sewa tempat
|
Rp 30,000.00
|
|
-
biaya panen
|
Rp 50,000.00
|
|
TOTAL
|
Rp 110,000.00
|
|
3. Biaya variabel
|
|
|
-
biaya benih lele 3.000 ekor x Rp. 300
|
Rp 900,000.00
|
|
-
pakan 300kg x Rp. 10.000
|
Rp3,000,000.00
|
|
-
Em4 1liter
|
Rp 100,000.00
|
|
-
pupuk organik dan obat obatan
|
Rp 60,000.00
|
|
TOTAL
|
Rp4,060,000.00
|
|
4. Total biaya
|
|
|
-
Biaya variabel + biaya tetap
|
|
|
-
Rp. 130.000 + Rp. 110.000 + Rp. 4.060.000
|
|
|
TOTAL
|
Rp4,300,000.00
|
|
5. Hasil produksi
|
|
|
- Ukuran daging 1kg isi 8 ekor , 90%,harga
|
|
|
Rp. 17.000
|
|
|
- Ukuran sortiran 1kg isi 15 ekor , 10% harga
|
|
|
Rp. 14.000
|
|
|
3.000 ekor x 85% x 10% = 255/15=17kg
|
|
|
3.000 ekor x 85% x 90% =2.295/8=287kg
|
|
|
17kg x Rp. 14.000, 287kg x Rp. 17.000
|
Rp5,117,000.00
|
|
TOTAL
|
Rp5,117,000.00
|
|
6. Pendapatan
laba rugi
|
|
|
Hasil produksi - total biaya
|
|
|
- Rp. 5.117.000 - Rp. 4.300.000
|
Rp 817,000.00
|
semoga
semua ini bermanfaat bagi yang membacanya , salam sukses
Tanjung enim 12 februari 2016
ANTON MIDIANSYAH